biruvoice.com - Menambah Wawasan, Menghadirkan Keindahan

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Hot Update

Statement BIRU Voice sekitar 2 bulan yang lalu tentang pencemaran di celah Timor akibat kebocoran ladang minyak Montara, baru sekarang ditanggapi Preisden SBY. BIRU Voice mengharapkan pemerintah dapat membentuk Tim Independen yang tidak terkendala oleh birokrasi dan kepentingan politik, melainkan sungguh-sungguh dapat melakukan investigasi dan langkah-langkah yang cepat untuk membantu rakyat yang terkena akibat secara langsung.

 

Berita terkait:

SMK Daarul Fataa: Tanamkan Cinta Lingkungan Hidup Sejak Dini

Surel Cetak PDF
Penilaian Pengguna: / 8
JelekBagus 

kepala sekolah ...
SMK Daarul Fataa Bojonggede, Bogor

Bagi penduduk Kabupaten Bogor, nama Perguruan Daarul Fataa sudah tidak asing lagi. Lembaga ini termasuk senior dibandingkan lembaga pendidikan lain yang baru bermunculan. Perguruan yang berada  di bawah naungan Yayasan Daarul Fataa ini memiliki satuan pendidikan dari berbagai tingkatan, salah satunya SMK Daarul Fataa.  SMK yang berdiri sejak tahun 1997 ini, termasuk salah satu lembaga pendidikan yang begitu peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup.

Abdul Rahim Nur, S.Sos Kepala SMK Daarul Fataa, menuturkan bahwa SMK yang ia pimpin selalu menekankan kepada para guru agar mampu memberi contoh kepada siswa betapa pentingnya merawat lingkungan agar tetap, bersih, asri dan hijau. Terlebih baru-baru ini Kota Bogor  dijadikan tuan rumah konferensi lingkungan hidup negara – negara muslim sedunia, tambah sosok Kepala Sekolah yang murah senyum ini, semangat.

“Walaupun kami, berada di Kabupaten, tapi kami sangat mendukung Kota Bogor dijadikan Kota Hijau  atau Bogor Green City,” tuturnya. “Semoga kita yang berada di wilayah Kabupaten bisa mengikuti jejak Kota Bogor, sebagai kota hijau,” harapnya. Ia menambahkan untuk menjaga keselamatan bumi, sudah saatnya diadakan gerakan cinta lingkungan hidup di sekolah agar sejak dini para siswa memahami pentingnya menjaga lingkungan hidup. Sebagai khalifah di muka bumi,  lanjut Abdul Rahim, kita berkewajiban menyayangi dan menjaga kelestarian lingkungan.



Sementara itu, Firmansyah Ketua OSIS SMK Daarul Fataa  menyoroti tentang bahaya global warming. Firmansyah menuturkan jika tidak segera diantisipasi  akan menjadi ancaman serius bagi kehidupan.  Lanjut Firmansyah, “Untuk mengantisipasi dampak global warming, kami sebagai pengurus OSIS senantiasa menghimbau kepada siswa/siswi untuk rajin menanam pohon, merawat dan memeliharanya.”

Melengkapi pernyataan sang Ketua, Syamsul sekretaris OSIS SMK Daarul Fataa mengatakan, “Sebagai pelajar, mencintai lingkungan hidup bisa dimulai dari hal – hal yang sederhana, misalnya: menjaga kebersihan kelas, jangan membuang sampah sembarangan, lebih-lebih sampah plastik. Jika kita tahu bahayanya sampah plastik, kita akan berfikir ulang untuk membuang sampah plastik sembarangan.”  Syamsul mengingatkan kepada teman yang lain bahwa sampah plastik itu, jika tertimbun dalam tanah tidak akan terurai hingga 500 tahun. Oleh karenanya  mesti tahu bagaimana mengelola sampah dengan baik, misalnya dengan system 3 R (Reuse, Recycle, Reduce) yakni  memakai kembali, daur ulang dan mengurangi, jelas Syamsul.

Baik Firmansyah maupun Syamsul, mengajak kepada para pelajar khususnya di Perguruan Daarul Fataa, untuk mencintai dan memelihara lingkungan tidak hanya saat di sekolah, tapi juga ketika di lingkungan rumah msing-masing, dan dimanapun kaki kita berpijak.  (Waspada MK)

 

Add comment


Security code
Refresh

You are here: Berita Seputar Kampus SMK Daarul Fataa: Tanamkan Cinta Lingkungan Hidup Sejak Dini

Copyright © 2007-2010 www.biruvoice.com. All Right Reserved. Designed by Nur Cholikul Anwar.