biruvoice.com - Menambah Wawasan, Menghadirkan Keindahan

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Hot Update

Statement BIRU Voice sekitar 2 bulan yang lalu tentang pencemaran di celah Timor akibat kebocoran ladang minyak Montara, baru sekarang ditanggapi Preisden SBY. BIRU Voice mengharapkan pemerintah dapat membentuk Tim Independen yang tidak terkendala oleh birokrasi dan kepentingan politik, melainkan sungguh-sungguh dapat melakukan investigasi dan langkah-langkah yang cepat untuk membantu rakyat yang terkena akibat secara langsung.

 

Berita terkait:

Shafika Mauldina: Kecil-kecil Peduli Lingkungan

Surel Cetak PDF
Penilaian Pengguna: / 3
JelekBagus 

Shafika Mauldi...
Para pegiat lingkungan hidup kini bisa sedikit bernafas lega. Sebabnya, pendidikan dan kampanye lingkungan hidup yang selama ini mereka lakukan, ternyata mulai membuahkan hasil. Hal itu setidaknya nampak dalam diri seorang siswi SD bernama Shafika Mauldina.

Siswi kelas 4 SD Tebet Timur 19 Pagi ini, memiliki sebuah kebiasaan unik di rumahnya. Yaitu selalu mengingatkan orang tua maupun kakak dan adiknya untuk menggunakan barang elektronik secara bijaksana. “Shafika sering banget negur adik Khalila karena dia suka buka kulkas lama-lama. Kata guru di sekolah, kalau buka kulkas lama-lama, bisa menyebabkan global warming. Makanya Shafika suka ngingatin adik,” ceritanya ketika diwawancara Biru Voice.

Bukan itu saja, Shafika juga tidak ragu-ragu menegur seisi rumahnya jika ada penghuni rumah yang menghidupkan AC secara tidak bijaksana. Misalnya AC dihidupkan, tetapi tidak ada orang di ruangan tersebut. Atau AC dihidupkan, padahal cuaca hari itu tidak terlalu panas. Intinya, Gadis kecil ini tidak ingin pemanasan global mengancam nyawa umat manusia.

Shafika Mauldi...


“Kalau di mana-mana panas, umur manusia bakal nggak panjang lagi,” ujarnya dengan lugu.

Ketika ditanya siapa yang mengajarinya masalah lingkungan hidup tersebut, Shafika menjawab ayah dan gurunya di sekolah. “Ayah suka mengajari Shafika tentang bahaya global warming, membuang sampah pada tempatnya, menggunakan kertas secara berhemat. Begitu pula dengan guru di sekolah.”

Selain belajar dari ayah dan gurunya, Shafika juga suka browsing di internet mencari berbagai hal yang menyangkut lingkungan hidup. Dari sanalah dia tahu, jika pemanasan global bisa menyebabkan mencairnya es di kutub utara dan selatan, dan dampaknya bagi umat manusia akan sangat dahsyat.

Apa yang dipikirkan dan dilakukan Shafika ini adalah salah satu bukti pendidikan dan kampanye lingkungan hidup yang selama ini dilakukan tidak sia-sia. Kita percaya ada banyak Shafika lain di belahan bumi ini. Dan mereka adalah harapan kita agar bumi tetap lestari. (Celestino Reda)

Add comment


Security code
Refresh

You are here: Berita Rehat Shafika Mauldina: Kecil-kecil Peduli Lingkungan

Copyright © 2007-2010 www.biruvoice.com. All Right Reserved. Designed by Nur Cholikul Anwar.