[UPDATE 12 Maret 2010 10:00 WIB]
Sumber: www.rakyatmerdeka.co.id
Laporan: Taufik Damas
Jakarta, RMOL. Pemerintah Australia harus memperhatikan nasib rakyat Indonesia di kawasan Timur, terutama yang berpofesi petani rumput laut dan nelayan di Timor Barat, yaitu di perairan Rote Ndao dan Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.Usaha nelayan di wilaiayah tersebut terancam gulung tikar karena pencemaran lingkungan hidup yang disebabkan oleh meledaknya ladang minyak Montara di dekat gugusan Pulau Pasir (ashmore reef) yang menjadi pusat pencarian ikan dan biota laut lainnya oleh nelayan tradisional Indonesia. Ladang minyak Montara dikelola oleh PTTEP Australasia, perusahaan minyak asal Thailand. Akibatnya, muntahan ratusan ribu liter minyak mentah perhari itu mencemari perairan Laut Timor dan lingkungan di sekitarnya, serta mengancam seluruh habitat yang berada di kawasan tersebut. Bahkan ada informasi yang menyebutkan bahwa meledaknya ladang minyak Montara juga mengakibatkan luapan lumpur panas, yang fenomenanya mirip dengan kebocoran gas Lapindo (mud vulcano).
Berkaitan dengan hal tersebut, Jaringan Epistoholik Jakarta (JEJAK) mendukung upaya LSM lingkungan hidup BIRU Voice yang dipimpin oleh Suryo Susilo melakukan aksi demo kepada Pemerintah Australia di Kedutaan Besar Australia di Jakarta, dan menuntut Pemerintah Asutralia untuk mengambil tanggungjawab dalam musibah yang mencemari wilayah Indonesia tersebut.
BIRU Voice menyampaikan tiga tuntutan. Pertama, pemerintah Australia harus lebih serius dalam penanganan dampak perusakan lingkungan di celah Timor akibat kebocoran ladang minyak Montara yang merusak biota laut hingga ke wilayah Indonesia. Kedua, pemerintah Australia harus lebih manusiawi dalam menangani para nelayan NTT yang akibat pencemaran terpaksa melaut dan memasuki wilayah Australia. Ketiga, PTPEP Australasia harus memberikan ganti rugi yang sepadan kepada nelayan dan petani rumput laut yang terkena dampak langsung akibat pencemaran di perairan Timor, serta melakukan perbaikan lingkungan yang terkena dampak pencemaran akibat kebocoran ladang minyak Montara.
BIRU Voice juga berharap kunjungan Presiden SBY ke Asutralia memberikan kontribusi yang baik bagi petani dan nelayan di Indonesia Timur. Persoalan ini seharusnya menjadi agenda yang dibicarakan oleh kedua pemerintahan. [fik]
Â
Sumber Lengkap:
http://www.rakyatmerdeka.co.id/news/2010/03/11/89493/Pemerintah-Australia-Harus-Perhatikan-Nasib-Nelayan-Indonesia-Timur
Update Berita
SMS dari 081399888XXX: "Barusan saya dapat info dari HNSI di Kupang , NTT bahwa para nelayan & petani rumput laut yang terkena dampak pencemaran masih belum mendapat perhatian dari pihak terkait (Pemerintah RI atau Pemerintah Australia). Daerah yang terkena dampak selain Rote nDao & Kupang, juga sudah sampai ke Timor Tengah Selatan"











Bagi murid sekolah, sarapan pagi sangat penting karena bisa mempengaruhi prestasi belajar. Menurut penelitian, murid yang tak pernah lupa sarapan saat mau berangkat sekolah prestasinya lebih tinggi dibandingkan yang tidak sarapan.

Seks itu idealnya spontan, namun kadang jadwalnya perlu disesuaikan dengan siklus masa subur khususnya saat sedang menginginkan kehamilan. Yang penting tidak usah terlalu kaku, sebab disiplin yang belebihan malah bisa bikin impoten.
Karena bersin-bersin cuma dianggap sepele, banyak orang tetap nekat mengendarai mobil atau motor saat mengalaminya. Polisi Inggris tidak mau ambil risiko, pengendara mobil atau motor yang kedapatan bersin-bersin bisa dikenai tilang.
Semakin meluasnya jenis orientasi seksual mendorong perlunya memiliki "gaydar" (gay radar). Gaydar adalah istilah yang dipakai luas untuk kemampuan menilai orientasi seksual orang lain dengan cepat. Bahkan beberapa orang memang benar-benar memiliki kemampuan unik ini.
Berbagai penelitian tentang hubungan antara pola makan dan kegemukan lebih banyak menyoroti porsi dan jumlah kalori. Padahal menurut penelitian terbaru, risiko kegemukan sangat dipengaruhi juga oleh teratur tidaknya jadwal makan.


Comments
Talk To CEO Muljo Adji AG PT Indonesia Comnets Plus Part 1:4.flv
http://www.youtube.com/watch?v=b0Se008IH3Q
Talk To CEO Muljo Adji AG PT Indonesia Comnets Plus Part 2:4.flv
http://www.youtube.com/watch?v=Au1q3u9TOXw
Talk To CEO Muljo Adji AG PT Indonesia Comnets Plus Part 3:4.flv
http://www.youtube.com/watch?v=EHrNEKOlFgw
Talk To CEO Muljo Adji AG PT Indonesia Comnets Plus Part 4:4.flv
http://www.youtube.com/watch?v=G_MpqKfPR1s
WR.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... !
RSS feed for comments to this post.