biruvoice.com - Menambah Wawasan, Menghadirkan Keindahan

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Hot Update

Statement BIRU Voice sekitar 2 bulan yang lalu tentang pencemaran di celah Timor akibat kebocoran ladang minyak Montara, baru sekarang ditanggapi Preisden SBY. BIRU Voice mengharapkan pemerintah dapat membentuk Tim Independen yang tidak terkendala oleh birokrasi dan kepentingan politik, melainkan sungguh-sungguh dapat melakukan investigasi dan langkah-langkah yang cepat untuk membantu rakyat yang terkena akibat secara langsung.

 

Berita terkait:

Akibat Kurang Dana, Konservasi Penyu Pulau Serangan Terancam Ditutup

Surel Cetak PDF
Penilaian Pengguna: / 1
JelekBagus 

pusat pendidkan...
Pusat Pendidikan dan Konservasi Penyu (TCEC) di Pulau Serangan, Denpasar Bali, terancam ditutup. Padahal sebagai lembaga konservasi TCEC telah mampu melakukan konservasi dan penyedaran terhadap masyarakat Bali akan kepunahan satwa langka penyu.

Kepala Pusat Pendidikan dan Konservasi Penyu (TCEC) Wayan Geriya ketika ditemui di Tanjung Bungkak (20/2) menyatakan TCEC terancam tutup karena tidak ada lagi bantuan dana operasional dari pemerintah provinsi Bali. TCEC juga selama ini tidak lagi mendapatkan pasokan telur dan tukik atau anak penyu dari Badan Konservasi dan Sumber daya Alam (BKSDA) Bali.

Belum lagi selama ini TCEC sering mendapat tudingan miring sebagai lembaga bisnis, padahal pelepasan penyu oleh TCEC bersama lembaga-lembaga tertentu bertujuan sebagai sarana konservasi.

“Kita seolah dituding bisnis dengan pelepasan tukik yang trend sekarang. Itu memang mendapatkan dana adopsi public. Tetapi dana tersebut belum bisa kita sharing karena masih memenuhi perlengkapan” jelas Wayan Geriya.

Kepala TCEC Wayan Geriya menambahkan sejak TCEC berdiri perdagangan penyu di Bali mengalami penurunan. Sebelumnya perdagangan penyu di Bali mencapai 300.000 ekor pertahun. Namun pada tahun 2008 mengalami penurunan hingga 100 ekor penyu pertahun.

http://www.indosmarin.com/20090220-akibat-kurang-dana-konservasi-penyu-pulau-serangan-terancam-ditutup.html

Populasi Penyu di Sarangan Bali Terancam

Keberlangsungan hidup penyu di Pulau Bali hingga saat ini masih terancam, menyusul mulai hilangnya kawasan penangkaran alam dan tingginya angka perdagangan gelap daging penyu untuk diekspor.

"Sejak 2005, dari proses penangkaran yang dilakukan di Pulau Serangan, baru 2.000 yang berhasil diselamatkan. 75 persennya dilepaskan kembali ke laut," ujar Wayan Sukare, tenaga ahli di Pusat Pendidikan Konservasi Penyu Sarangan, Kamis (6/12/2007).

Menurut Wayan, penangkaran telur penyu termasuk mahal. Untuk merawat penyu hingga usia dua tahun, butuh dana perawatan Rp7 hingga Rp10 juta setiap bulannya.

Penangkaran alami telur penyu di Pulau Serangan sendiri masih dalam proses rehabilitasi, setelah kerusakan akibat proses reklamasi sejak 1990.

"Dalam penangkaran buatan ini hanya tersedia enam bak yang mampu menampung satu ekor penyu usia dewasa," jelas dia.

Comments  

 
0 #1 iindra 2011-05-28 22:58
terimakasih untuk informasinya..semoga bisa memberikan nilai manfaat untuk orang banyak..
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

You are here: Berita Flora dan Fauna Akibat Kurang Dana, Konservasi Penyu Pulau Serangan Terancam Ditutup

Copyright © 2007-2010 www.biruvoice.com. All Right Reserved. Designed by Nur Cholikul Anwar.